Kamis, 12 Juni 2014

Kotaku Menangis Pukul Enam Tiga Puluh

Kotaku Menangis Pukul Enam Tiga Puluh
(Mengenang Tragedi 4 Juni 2014)

Ya Allah
Pagi ini, pukul enam tiga puluh
Engkau mengguncangkan bumi tepian

Ya Allah
Pagi ini, Pukul enam tiga puluh
Engkau memberikan tangisan kepedihan

Ya Allah
Pagi ini, Pukul enam tiga puluh
Engkau memberikan cobaan yang maha dahsyat di tanah kelahiran kami

Tragedi runtuhnya sebuah rumah toko
Tragedi yang memecahkan tangis kami
Tragedi yang memilukan, sekaligus membuat kami pedih

Ya Allah
Hamba ikhlas,
Bila seandainya engkau mengambil ayah kami
Mengambil bapak kami
Mengambil orang orang yang kami sayangi

Hamba Ikhlas
Bila seandainya Engkau memberikan guncangan yang bertubi-tubi

Ya Allah,
Engkau tangiskan seluruh roh kami
Roh dalam kota
Kotaku menangis pukul enam tiga puluh

Pagi


Samarinda, 05 Juni 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar